Bersalam Maaf, Hilang Tak Terjawab

03 May 2013

by Harits Masduqi Sejak kurcaci itu masih di peraduan Sewaktu berakit ke hulu berenang ke tepian Kau sudah bangga dengan emosimu Mudah meluap berhias tanda seru Sekarang kaupun tak berubah Lupa usia sudah bertambah Alpa keindahan tlah hilang ditelan senja Tetap lantang berseru, “Aku ya aku, terserah mau dinilai apa!” Percayalah suatu saat dalam kesendirian [...]

Read the full story

Posted in Puisi Ma'af0 Comments

Membaca Air

24 April 2013

Membaca Air Tengsoe Tjahjono                                                                             # Raden Saleh   Hanya setitik mungkin. Tiba pada malam. Jelaga. Namun pada pagi sudahkah kau siapkan lautan. Wajan besar yang akan menampung lebar dahaga. Hanya setitik bukan alasan untuk bisa tidur mendengkur. Bercanda dengan mimpi melalui cerita-cerita birahi. Sesungguhnya tak ada yang pernah selesai. Ternyata setiap mula, tak gampang [...]

Read the full story

Posted in Puisi Reflektif0 Comments

KESUNYIAN MOUNA DALAM RUPA DAN KATA

24 April 2013

KESUNYIAN MOUNA DALAM RUPA DAN KATA Tengsoe Tjahjono   Nyamuk yang terpasung Pada ranting kering pohon perdu Sebentar lagi redup dan menutup Tak perlu kautunggu   /1/ Mouna Be sebenarnya lebih dikenal sebagai perupa. Sejak 1996 ia sudah banyak terlibat dalam berbagai pameran. Lukisan Mouna cenderung murung dan sepi. Sebatang pohon dengan beberapa ranting dengan [...]

Read the full story

Posted in Puisi Alam0 Comments

Untuk Facebook Sephiaku

12 April 2013

by Harits Masduqi Percayalah aku masih seperti yang dulu Yang selalu tersenyum melihat postingmu Senin lalu mobilmu yang kau ceritakan Sedang Selasa giliran rumah gedong yang kau munculkan Malah Rabu ini peletakan batu pertama vilamu yang menjulang Kamis, hmmm sawah kebunmu tampak luas membentang Eh Jum’at pagi-pagi kau malah berpose ala peragawati Dan sabtu wow [...]

Read the full story

Posted in Puisi Kecewa, Puisi Sahabat0 Comments

DARI AUSTRALIA DENGAN CINTA

08 April 2013

DARI AUSTRALIA DENGAN CINTA Oleh: Harits Masduqi Oh cintaku, andai kau bersamaku di Aussie, rasanya ingin kutumpahkan semua isi perasaanku. If only you knew, I also dropped my tears and felt my heart dying inside. Don’t you realise I miss you like crazy? Akupun hanya berani mencurahkan semuanya di selembar kertas dengan coretan berima dan [...]

Read the full story

Posted in Prosa Lirik, Puisi Rindu0 Comments

JANGAN MENGAKU SEBAGAI KEKASIHKU

08 April 2013

Oleh Harits Masduqi Jangan mengaku sebagai kekasihku karena kau tak menemani di kala susahku Jangan mengaku tahu akan diriku karena dulu kau sibuk dengan angan romantismu Aku lelaki bukan cadangan Aku lelaki bukan pilihanJangan menepuk dada mengalahkanku Jangan mengira benar mencampakkanku Sebab waktu bukan untuk ditipu Sebab takdir siapa yang tahu Masa begitu cepat berlalu [...]

Read the full story

Posted in Puisi Kecewa0 Comments

SEGUMPAL RINDU

08 April 2013

Segumpal Rindu Muhammad Yunus   Gumpalan rindu menggelinding melindas setiap remah-remah langkahku jalan kaku, terpaut angka satu Kala pagi membeku kepingan-kepingan itu membatu Serupa rindu kaukah kekasihku Wujud sukma dalam dada menghampar kisah cinta akhirnya mengalirlah air mata

Read the full story

Posted in Puisi Cinta0 Comments

Ke Pemakaman

08 April 2013

ia berangkat dengan sepeda tuanya menyisiri selajur lurung raya yang sepi di tepi kiri-kanan jalan, pohon asam dan akasia telah menjadi tua dan purba serupa penunjuk lama yang mudah terabai dalam peta ia baru melewati tugu kecil di kanan jalan -kilometer sembilan ketika dilihatnya gelombang burung datang merambah di atas sawah-pematang terus menuju ke barat [...]

Read the full story

Posted in Puisi Harapan0 Comments

Ke Ladang Tebu

08 April 2013

pagi-pagi sekali ia telah rapi langkahnya cukup hati-hati jalanan yang dilewatinya adalah sebuah jembatan bambu di atas kali dangkal berbatu ah, dilihatnya seekor ikan mengambang di permukaan bayangnya seperti takjub mengecupi lumut yang membuatnya terus hidup lumut itu seperti kekasih membagi dalam perih menurutnya cuaca kali ini sungguh tak terkira sebentar hujan berpendar sebentar terik [...]

Read the full story

Posted in Puisi Sosial0 Comments

MENCARI JEJAK SANG KEMBARA CINTA

28 January 2013

MENCARI JEJAK SANG KEMBARA CINTA ( bagi : keheningan ) jejak kembaraku melangkau dari pulau ke pulau kerinduan berlayar dalam badai gemuruhnya asmara jingga melarung langit membumi aksara tanpa makna ; ??? Bumi Ale-Ale, 14 Februari 2012

Read the full story

Posted in Puisi Cinta0 Comments

Agen Bola
Sbobet
Vigrx
squareup.com
To get more detailed gateway 3ds information, look at http://www.r4uk3ds.com.

Gabung di Facebook

Kumpulan Puisi