AKU HANYA MEMILIHMU

19 April 2014

AKU HANYA MEMILIHMU Musthofa Bisri meski rayuan bising dari kiri kanan menyebu dengan berbagai iming-iming dan bujuk rayu aku bergeming pilihanku hanya satu tak hendak berpaling aku hanya memilihmu. Rembang, 8 April 2014

Read the full story

Posted in Prosa Lirik, Puisi Harapan, Puisi Reflektif0 Comments

MEMANDANG KOTA DARI PUNCAK NAMSAN

15 April 2014

MEMANDANG KOTA DARI PUNCAK NAMSAN Tengsoe Tjahjono   Betapa mudah kota digenggam lalu dilepas seperti mainan. Anak-anak lalu bersorak memandang tumpukan kubus yang berserak di jalan Tak ada yang boleh menangis atau tertawa. Diam diredam cuaca yang kabut   tak ada kota besar atau kecil. Yang ada hanyalah mata yang memandang dari sudut paling disuka, [...]

Read the full story

Posted in Prosa Lirik, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kesepian, Puisi Ma'af, Puisi Malam, Puisi Reflektif, Puisi Rindu, Puisi Romantis, Puisi Sosial0 Comments

Tapak Sepanjang Tembok Kota Seoul

11 April 2014

Tapak Sepanjang Tembok Kota Seoul Tengsoe Tjahjono   Tapak menegak di gigil Naksan. Kota menyala kunang-kunang. Matahari tergelincir, ditanam ribuan gedung   tapak pertempuran dicatet selalu. Sepotong musim silih berganti bertandang di ruang tamu. Mengirimkan berita dan pergunjingan, remah-remah bunga dan daun gugur di tanah kering   di sepanjang tembok tertempel wajahmu, juga wajahku senja [...]

Read the full story

Posted in Puisi Alam, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Reflektif0 Comments

Lukisan Kerinduan

08 April 2014

Lukisan Kerinduan oleh Pebri Perdana demi gelora yang kucandukan pada peluntung kerinduan, ‘hai perantauan hati yang mengatup seribu sunyi jiwa ini’ kukekalkan engkau di pelupuk mata mengeja bahasa cinta kutautkan hati hanya demi kesetian: ‘aku selalu mencintaimu!’ pada keabadian sunyi, kugetarkan dada ini musiknya sepoi yang lalu lagunya puisi langgam kejora sebab aku lah malam [...]

Read the full story

Posted in Puisi Cinta, Puisi Rindu, Puisi Romantis0 Comments

BUJUR SANGKAR MUSIM

03 April 2014

BUJUR SANGKAR MUSIM Tengsoe Tjahjono   pada sisi mana sebidang musim kamu letakkan. Hamparan kuning Canola bertumbuhan di mata. Seekor burung rela menunggu waktu membukakan kuncup menjadi kembang. Entah, pada sisi itu kamu di mana   siapa pun selalu menunggu. Menyusun kata cinta dalam guyuran Cherry Putih, Forsythias, Azaleas, dan bunga-bunga liar. Terbuka bersama kelopak, [...]

Read the full story

Posted in Prosa Lirik, Puisi Alam, Puisi Cinta, Puisi Kenangan, Puisi Luka, Puisi Reflektif0 Comments

TAHAJJUD PANTURA

01 April 2014

TAHAJJUD PANTURA oleh: Mohammad Faizi Pariwisata Di sepertiga malam yang terakhir engkau menekur di atas sajadah, betapa indah kaulihat anak istrimu terlelap saat kaujaga kaukhusyuk dan tenang dalam berdoa Di sepertiga malam yang terakhir aku mengelih dengan tajam, betapa capai kulihat hanya kegelapan atau lampu kendaraan dipermainkan tempo lalu lintas yang sinkop ngebut di jalan [...]

Read the full story

Posted in Prosa Lirik, Puisi Alam, Puisi Cinta, Puisi Luka, Puisi Ma'af, Puisi Reflektif, Puisi Religi0 Comments

PELAUT

19 October 2013

PELAUT PELAUT Tengsoe Tjahjono October 19, 2013 at 6:01am Pelaut itu hanya punya laut dan camar. Di mana berumah? Perahu telah diganti jembatan. Selat telah menjadi daratan. Dermaga tak lagi berjagak. Tak punya angkatan perang. ‘Nenek moyangku seorang pelaut’ siapa bilang. Nyanyian nina bobo yang menyakitkan. Masa lalu pantas dikenang, katamu. Untuk apa? Sriwijaya,Ujung Galuh, [...]

Read the full story

Posted in Puisi Alam, Puisi Reflektif0 Comments

LANGIT AMAT INDAH

12 October 2013

LANGIT AMAT INDAH Lihatlah jauh, Sejauh batas anganmu Apayang kau cari Telah kau miliki Bersamamu tanpa kau sadari Ku yakin hujan kan berhenti Terpana indahnya mentari Kita yang menari Berlagu misteri yang tersingkap Tanpa tersadari Yang kurasakan tak mungkin kuingkari Di langit ini terlukis Hatiku… (Hatimu)… Dan birunya semakin biru Tak kan berhenti Seluas yang tak [...]

Read the full story

Posted in Puisi Alam0 Comments

Curhat Buat Sahabat

12 October 2013

Curhat Buat Sahabat Oleh Dewi Lestari (DEE) Sahabatku, usai tawa ini Izinkan aku bercerita: Telah jauh, ku mendaki Sesak udara di atas puncak khayalan Jangan sampai kau di sana Telah jauh, ku terjatuh Pedihnya luka di dasar jurang kecewa Dan kini sampailah, aku disini… Yang cuma ingin diam, duduk di tempatku Menanti seorang yang biasa saja [...]

Read the full story

Posted in Puisi Alam, Puisi Harapan, Puisi Sahabat0 Comments

Tuhan dan Anu

28 September 2013

Tuhan dan Anu September 28, 2013 at 5:02am Tengsoe Tjahjono    /1/ Tuhan, mengapa anuku tak kunjung sampai-sampai pada-Mu   /2/ Ampunilah anuku yang selalu dungu Tak mau mendengarkan-Mu   /3/ Izinkan aku menjenguk anuku yang bersama senja kupersembahkan di altar-Mu   /4/ Andaikan aku anu Benarkah Kau akan menghukumku?   /5/ Kutitipkan anuku di [...]

Read the full story

Posted in Puisi Reflektif0 Comments

Gabung di Facebook

Kumpulan Puisi